Silaturahmi Desa Batang-Batang Daya


Pagi yang cerah dan suasana baru untuk kami anggota kelompok KKN 32 yang ditugaskan di desa batang-batang daya. Pagi itu dengan suasana yang baru kami juga membuat langkah baru di desa batang-batang daya tepatnya di dusun jeruk porot. kami bersih-bersih posko yang memang kurang terawat menurut warga posko kami sudah tujuh tahuh tak berpenghuni dan hari ini tepatnya tanggal 15 juli 2016 kami menempati posko itu untuk mengabdi ke masyarakat selama enam belas hari. Sebagai awalan kami bersilaturahmi ke warga sekitar untuk mengenalkan kelompok KKN 32 UTM. Desa batang-batang memang cukup luas dan terdiri dari belasan dusun, untuk memaksimalkan silaturahmi pak kordes (ketua KKN 32 UTM) membagi menjadi tiga team yaitu team Anam, wasid, dan uswatun. Tepat jam tujuh pagi ketiga team kami berpencar untuk bersilaturahmi ke warga.
Team pertama yaitu anam yang bertugas mengunjungi kurang lebih tiga dusun bagian utara. Rumah pertama yang kami datangi merupakan salah satu rumah pak apel desa, kami disuguhkan banyak makanan salah satunya krupuk, entah apa bahannya tetapi krupuknya sangat enak. Selajutnya rumah kedua salah satu rumah yg memiliki ternak sapi dan sangat sepi dan tersisa ibu tua yang sedang duduk manis di depan kandang ternaknya tanpa rasa jijik dan risih kami bersalaman dengan ibu tua tersebut banyak hal yg kami tanyakan mengenai desa batang-batang menurut ibu tua tersebut "desa batang-batang daya memang sepi kalau pagi karna sebagian warga adalah petani" ucap ibu tua bernama siti amina tersebut.
Satu demi satu rumah kami datangi dengan bermodalkan jaket KKN dan senyum lebar kami. Semua warga sangat menyambut kami dengan baik dan ramah. Setelah beberapa jam kami keliling rumah terahir yang kami datangi cukup mengesankan karna karna pemilik rumahnya juga satu almamater dengan kami yaitu universitas trunojoyo madura, kami disambut dengan ramah dan di suguhkan beberapa makanan dan secangkir wedang jahr dan yang spesial kami di beri satu buah semangka yg ukurannya cukup besar untuk di bawa ke posko kami rasa warga sudah memberi empati kepada kami walaupun kami masih di hari pertama. Sambil menyelam minum air selagi silaturahmi kami juga mencari informasi desa khususnya di batang-batang daya.
Team ke dua yang di ketuai oleh wasid juga memiliki cerita yang mengesankan team mereka pulang dalam keadaan kekenyangan karna setiap rumah yg mereka kunjungi selalu menyiapkan makan yang cukup berat. Soto, rawon, dan nasi pocong sudah mereka makan saat berkunjung kerumah warga. Respon yang sangat baik menurut kami dengan beraneka pemberian warga. Silahturahmi adalah langkah awal kami memulai semuanya di desa ini dan semoga kami bisa berkesan dan terkesan. Tetap usemangat untuk keluarga baru teman baru suasana baru dan kehidupan baru kuliah kerja nyata tematik 32 universitas trunojoyo madura.

Comments

Popular Posts