TOKOH BUDAYAWAN DAN INSPIRATOR MADURA ASAL BATANG-BATANG DAYA


Dialah KH. D. Zawawi Imron lahir di Sumenep, 1 Januari 1943 bertempat tinggal di desa Batang-batang Daya kecamatan Batang-batang kabupaten Sumenep. Siapa yang sangka bahwa pendidikan beliau hanyalah Sekolah Dasar namun tidak tamat karena terkendalanya biaya di tengah keluarga beliau yang kurang mampu dulunya. Beliau mondok pada tahun 1961 selama satu setengah tahun di Gapura Sumenep. Sehabis mondok beliau mengajar di Madrasah yang pertama kali beliau dirikan di desa Batang-batang Daya. Sejak di bangku Sekolah Dasar beliau sudah menyukai seni lukis dan mulai menulis puisi. Beliau belajar seni lukis dari beragam buku tentang teknik seni lukis baik buku lokal maupun luar negeri yang beliau koleksi di perpustakaannya. Beragam koleksi puisi ciptaan beliau telah berjejer rapi di ruang perpustakaannya, beragam penghargaan pun banyak diraihnya salah satunya penghargaan sebagai penyair terbaik asia tenggara.  Tidak hanya puisi, lukisan-lukisan beliau telah banyak terpajang dirumahnya, bahkan banyak yang memesan karya beliau tersebut baik dari kalangan biasa sampai para artis pun ikut memesan karya beliau tersebut. Hingga saat ini beliau masih menekuni dunia lukis. Tidak hanya puisi dan seni lukis, beliau juga ikut meramaikan dunia perfilman di indonesia salah satunya film yang berjudul “ Penjuru 5 Santri”. Beliau merupakan salah satu permata yang dimiliki oleh Madura, khususnya dunia sastra dan budaya Madura. Suatu kebanggan tersendiri bagi desa beserta masyarakat Batang-batang Daya, karena salah satu permata Madura yang dilahirkan di desa mereka. Hingga kini beliau masih setia menetap di tanah kelahirannya desa Batang-batang Daya, karena bagi beliau tanah kelahirannya tersebut memiliki arti penting  dan sebagian dari mahakarya yang telah dibuatnya merupakan refleksi dan inspirasi dari apa yang ditemuinya di tanah kelahirannya.

Comments

Popular Posts